// improve · ui/ux · pengalaman pengguna
Anda terlalu hafal website sendiri untuk melihat kebingungannya
Audit UI/UX adalah sepasang mata segar yang menelusuri website Anda seperti pengunjung baru — menemukan setiap titik di mana mereka tersesat, ragu, atau menyerah.
tier mulai
Landing Page
harga mulai
Rp 750rb
durasi
3–7 hari
kategori
improve
Anda sudah melihat website Anda ratusan kali. Anda tahu menu mana yang menyembunyikan apa, tombol mana yang ke mana, di mana informasi penting itu berada. Justru itu masalahnya. Anda tidak bisa lagi melihat website Anda seperti orang yang baru pertama kali membukanya — dan orang itulah yang sebenarnya perlu Anda yakinkan. Pengunjung baru tidak punya peta yang ada di kepala Anda. Mereka mendarat, memindai layar dalam hitungan detik, dan memutuskan: ini jelas atau membingungkan, ini bisa dipercaya atau meragukan, tindakan berikutnya jelas atau tidak. Audit UI/UX adalah mata segar profesional itu. Kami telusuri website Anda dengan metode terstruktur — bukan opini selera 'menurut saya kurang menarik', tapi pemeriksaan berdasarkan prinsip-prinsip kegunaan yang sudah teruji. Kami petakan alur yang dilewati pengunjung untuk mencapai tujuan, dan kami tandai setiap titik di mana mereka kemungkinan tersesat, ragu, atau menyerah. Hasilnya laporan yang menunjukkan persis di mana website Anda kehilangan orang.
// kenapa ini penting
Konteks & alasan.
Pengalaman pengguna yang buruk jarang menimbulkan komplain — ia menimbulkan kepergian yang sunyi. Pengunjung yang bingung tidak mengirim pesan 'menu Anda membingungkan'. Mereka hanya menutup tab dan pergi ke kompetitor, dan Anda tidak pernah tahu mereka pernah ada. Inilah yang membuat masalah UI/UX begitu berbahaya: ia tidak terlihat. Anda melihat trafik masuk di analytics, tapi tidak melihat alasan mengapa mereka tidak berlanjut jadi pelanggan. Banyak pemilik bisnis menyimpulkan 'mungkin produk saya kurang menarik' atau 'mungkin harganya kemahalan', padahal masalahnya jauh lebih sederhana: pengunjung tidak menemukan tombol pesan, tidak yakin website-nya aktif, atau menyerah di formulir yang terlalu rumit. Audit UI/UX membongkar masalah-masalah tak terlihat ini. Yang membuatnya berharga: perbaikan UI/UX sering kali murah dan cepat dibanding dampaknya. Memindahkan tombol kontak ke posisi yang jelas, menyederhanakan menu, memperjelas judul halaman — perubahan-perubahan kecil ini bisa langsung menaikkan jumlah orang yang menyelesaikan tujuan mereka. Audit memberi Anda daftar perbaikan itu, diurutkan berdasarkan dampak, sehingga Anda tahu pasti apa yang akan paling menggerakkan jarum — sebelum mengeluarkan anggaran besar untuk redesign yang mungkin tidak Anda perlukan.
// yang kamu dapat
Deliverable lengkap.
// proses kerja
Bagaimana kami mengerjakan.
01
Tentukan Tujuan Pengguna
Kami sepakati dulu: apa tindakan utama yang Anda ingin pengunjung lakukan? Memesan, mengisi formulir, menelepon, membeli? Audit berfokus pada alur menuju tujuan-tujuan itu.
02
Telusuri Seperti Pengguna Baru
Kami telusuri website seolah baru pertama kali — di desktop dan mobile. Tiap titik kebingungan, keraguan, atau friksi kami catat dengan screenshot dan penjelasan kenapa itu masalah.
03
Review Heuristik Terstruktur
Kami periksa website terhadap prinsip-prinsip kegunaan yang teruji: kejelasan, konsistensi, umpan balik, pencegahan kesalahan. Ini lapisan pemeriksaan sistematis di atas penelusuran intuitif.
04
Laporan & Prioritas
Temuan disusun jadi laporan visual: screenshot bertanda, penjelasan masalah, rekomendasi perbaikan. Diurutkan prioritas dampak — Anda tahu apa yang dikerjakan dulu.
// pendekatan teknis
Cara kerja di balik layar.
Audit UI/UX yang berguna harus melampaui 'menurut saya'. Selera bersifat pribadi dan tidak bisa ditindaklanjuti — kalau auditnya cuma kumpulan opini estetika, Anda tidak tahu mana yang benar-benar penting. Karena itu kami bekerja dengan dua lapisan. Lapisan pertama adalah penelusuran kontekstual: kami menjadi pengunjung baru, dengan tujuan konkret di kepala — 'saya mau memesan', 'saya mau tahu harga' — lalu kami jalani alurnya dan catat setiap momen kami harus berhenti dan berpikir. Setiap 'berhenti berpikir' itu adalah friksi, dan friksi adalah tempat pengunjung asli akan menyerah. Lapisan kedua adalah review heuristik: pemeriksaan sistematis terhadap prinsip-prinsip kegunaan yang sudah lama teruji — apakah pengguna selalu tahu mereka di mana, apakah elemen yang sama berperilaku konsisten, apakah ada umpan balik saat mereka melakukan tindakan, apakah website mencegah kesalahan sebelum terjadi. Kombinasi keduanya — intuitif dan sistematis — menangkap baik masalah yang terasa maupun yang terstruktur. Setiap temuan kami sajikan dengan bukti visual: screenshot yang ditandai, sehingga Anda tidak perlu menebak bagian mana yang kami maksud. Dan setiap temuan diberi rekomendasi yang bisa ditindaklanjuti plus estimasi effort, agar laporan ini menjadi rencana kerja, bukan sekadar kritik.
// cocok untuk
Ideal kalau kamu...
- Website yang trafiknya ada tapi sedikit yang menyelesaikan tujuan
- Pemilik yang merasa ada yang salah tapi tidak bisa menunjuk apa
- Bisnis yang mau tahu prioritas perbaikan sebelum memutuskan redesign
- Aplikasi web atau toko online dengan alur yang terasa berbelit
- Yang ingin pendapat objektif, bukan opini selera dari lingkaran sendiri
// tidak cocok untuk
Mungkin bukan kamu kalau...
- ×Website yang masalah utamanya teknikal (lambat, tidak ter-index) — itu butuh audit teknikal/SEO
- ×Bisnis yang sudah tahu persis perbaikan UX-nya & cuma butuh eksekusi
// contoh nyata
Toko Spare Part Online — Bekasi
Toko spare part online di Bekasi ini punya katalog lengkap dan trafik bagus, tapi keranjang belanja sering ditinggalkan. Pemiliknya menduga harga ongkir terlalu mahal. Audit UI/UX kami menelusuri alur belanja sebagai pembeli baru dan menemukan masalah sebenarnya: tombol 'lanjut ke pembayaran' berwarna abu-abu sama persis dengan tombol 'lanjut belanja', dan banyak pembeli salah klik berputar-putar. Selain itu total harga baru muncul di langkah paling akhir, membuat orang kaget. Dua perbaikan sederhana — bedakan warna tombol, tampilkan total lebih awal.
outcome
Keranjang ditinggalkan turun 34% setelah 2 perbaikan UX sederhana
Karya nyata
Contoh yang relevan untuk UI/UX Audit.
Pratinjau anonim dari proyek klien nyata — struktur & fitur sama persis, branding disamarkan.

Landing Page SaaS Product
Hero animasi, feature grid, pricing table, demo CTA, customer logos.
lihat pratinjau anonim →

Web App SaaS Membership
User auth, tier-based access, recurring billing Stripe, admin dashboard.
lihat pratinjau anonim →

Profile Klinik Modern
Dokter profile, jadwal praktek, booking online terintegrasi WA, BPJS info.
lihat pratinjau anonim →
// faq · ui/ux audit
Pertanyaan umum.
Apa bedanya UI/UX audit dengan audit website biasa?
Apakah audit ini berdasarkan selera atau ada metodenya?
Berapa lama audit UI/UX selesai?
Apakah saya harus redesign setelah audit?
Apakah laporannya bisa dipahami orang non-desain?
Bisa audit aplikasi web atau dashboard, bukan cuma website biasa?
// layanan terkait
Lihat juga.
Audit / Analisis Website
Audit menyeluruh: SEO, performa, UX, security. Laporan + roadmap perbaikan.
📈CRO (Conversion Rate Optimization)
Riset user + A/B test hipotesis terstruktur untuk naikkan rasio konversi.
🎨Redesign Website
Refresh tampilan website existing dengan brand baru dan struktur konversi yang lebih sehat.
// industri yang sering pakai layanan ini
Cocok untuk industri.
// siap mulai?
Buat Website untuk Bisnismu
Sekarang Juga!
Konsultasi gratis via WhatsApp. Kami review kebutuhan kamu, kasih estimasi waktu & harga, lalu mulai bareng tanpa drama.