// tentang kami · studio website indonesia

Studio kecil dengan standar besar

Kami percaya website profesional tidak harus mahal. Setiap UMKM, sekolah, pesantren, dan personal brand di Indonesia berhak punya kehadiran digital yang layak — tanpa harus pusing soal coding atau hosting.

Webiti berbasis di Madiun dan berfokus membantu UMKM membangun website dengan scope, harga, dan serah terima yang dijelaskan sejak awal.

Kami melihat ada gap nyata di pasar Indonesia: studio kecil yang serius mengerjakan website dengan harga terjangkau, tapi standar kerjanya setara agency premium. Model kerja kami dibuat ringkas: satu PIC, keputusan tertulis, dan batas maintenance yang dapat diperiksa sebelum proyek dimulai.

Posisi kami jelas: service-direct, tinggal pesan. Klien tidak perlu paham Next.js, Vercel, atau Tailwind. Cukup ceritakan tujuan bisnis, kirim referensi yang disuka, kami yang urus dari A sampai Z.

// angka kami

Ringkasan operasional yang dicatat internal

200+

proyek selesai

42+

klien aktif

43

kota dilayani

96

lighthouse rata-rata

68%

klien repeat

// prinsip kerja

Aturan tidak tertulis di studio.

[ prinsip 01 ]

Tinggal pesan, kami yang urus

Klien tidak perlu jadi tech-savvy. Cukup ceritakan bisnis & tujuan, sisanya kami eksekusi end-to-end: brief, desain, develop, deploy, maintenance.

[ prinsip 02 ]

Transparansi harga, zero hidden cost

Paket website mulai Rp 299rb mencakup domain dan hosting tahun pertama, SSL, revisi tahap desain dalam scope, serta maintenance sesuai ketentuan.

[ prinsip 03 ]

Source code milik klien

Setelah pelunasan, source code menjadi milik klien dan dapat dipindahkan ke provider atau developer lain.

[ prinsip 04 ]

Performa adalah standar, bukan add-on

Setiap website melalui pemeriksaan performa dan tampilan responsif. Target skor atau Core Web Vitals tertentu hanya berlaku bila ditulis dalam scope.

[ prinsip 05 ]

Spesifik per konteks

Website desa beda dengan website kafe. Kami investasikan waktu untuk memahami konteks industri & wilayah klien, bukan apply template.

[ prinsip 06 ]

Remote-friendly, tetap personal

Komunikasi via WA, brief async, payment transfer — efisien tapi tidak dingin. Setiap klien dapat 1 PIC yang konsisten dari awal sampai launch.

// timeline

Perjalanan singkat

Awal

Fokus pada kebutuhan UMKM

Fokus awal kami adalah membuat layanan website dengan scope dan harga yang dapat dipahami bisnis kecil.

Studio

Berbasis di Madiun

Studio fisik di Madiun mendukung pertemuan terjadwal, sementara workflow remote memungkinkan proyek berjalan tanpa bergantung jarak.

Kini

Cakupan layanan bertambah

Situs ini memuat 28 jenis layanan, 50 halaman industri, dan 43 halaman wilayah. Paket website tetap dimulai dari Rp 299rb sesuai scope tier.

// studio madiun

Kenapa basis kami di Madiun.

Studio fisik Webiti berada di Madiun, bagian dari wilayah Karesidenan Madiun bersama Magetan, Ngawi, Ponorogo, dan Pacitan. Basis ini membantu kami memahami konteks bisnis lokal sekaligus menjalankan proyek secara remote.

Berbasis di Madiun membantu kami menjaga model operasional tetap ringkas. Pertama, biaya operasional yang rasional: paket dan batas scope dapat dipublikasikan dengan harga mulai yang jelas. Kedua, akses konsultasi tatap muka dengan janji bagi kebutuhan yang sesuai: pertemuan di studio maupun lokasi lain dikonfirmasi berdasarkan ketersediaan, scope, dan biaya perjalanan bila ada.

Studio kami dipakai sebagai ruang kerja untuk membahas brief, meninjau desain, dan mengelola proyek. Prinsipnya sederhana: ruang kerja untuk proyek, bukan ruang pamer. Fokus kami tetap pada scope, hasil kerja, dan catatan keputusan yang dapat diperiksa.

Untuk klien di luar Madiun, brief, pertukaran file, review, dan persetujuan dapat berjalan remote. Studio fisik tetap relevan bagi klien yang memilih pertemuan terjadwal, sementara proses proyek tidak bergantung jarak: ada alamat, ada PIC, dan ada catatan scope serta keputusan proyek.

// cara kerja

Apa yang membedakan kerja kami.

Setiap studio mengklaim “profesional” dan “berkualitas”. Klaim itu murah. Yang lebih berguna adalah menjelaskan kebiasaan kerja yang konsisten kami jalankan — supaya calon klien bisa membandingkan dengan studio lain dan memilih dengan data, bukan tagline.

Pertama, brief tidak pernah diisi pakai template kosong. Setiap project diawali pembahasan tujuan bisnis, pengguna, kebutuhan halaman, materi, dan batas scope melalui channel yang disepakati. Brief menjadi dokumen rujukan bersama; perubahan scope dicatat dan dikutip sebelum dikerjakan.

Kedua, setiap proyek punya satu Person-in-Charge yang menemani dari brief sampai launch. PIC merangkum diskusi, mencatat keputusan, dan menyampaikan update melalui channel proyek. Waktu respons mengikuti dampak, kelengkapan akses, dan antrean; SLA tertentu hanya berlaku bila tertulis di penawaran.

Ketiga — dan ini yang jarang kami sebut di halaman lain — komitmen jangka panjang ke klien tidak berakhir saat invoice dilunasi. Maintenance tanpa biaya tambahan dibatasi pada bug pada kode yang kami bangun, security patch relevan, dan kompatibilitas dasar selama situs aktif. Fitur baru, update konten, redesign, biaya pihak ketiga, dan perubahan oleh developer lain berada di luar cakupan. Prinsip yang kami pegang: batas maintenance harus tertulis agar klien mengetahui apa yang tercakup sebelum proyek dimulai.

Tiga kebiasaan ini tidak revolusioner — mereka standar yang seharusnya ada di setiap studio yang serius. Yang kami lakukan hanya menjaganya konsisten, project demi project, dan tidak mengorbankannya saat antrian proyek menumpuk.

// tim

Manusia di balik Webiti.

F

// founder

Fauzan Founder & Lead Developer

Sebagai lead developer, Fauzan menangani arsitektur teknis proyek Webiti, penerapan mobile-first, dan fondasi SEO teknis. Fokus kerjanya adalah membuat website yang cepat, mudah dipelihara, dan sesuai ruang lingkup yang disepakati bersama klien.

D

Diana Brand & UI Designer

Diana menangani arah visual proyek Webiti, termasuk sistem warna, tipografi, dan tata letak yang disesuaikan dengan brand klien. Fokus kerjanya adalah menjaga hierarki visual, keterbacaan, dan kemudahan penggunaan di berbagai ukuran layar.

R

Ridho Backend & Integrasi

Ridho menangani kebutuhan teknis di balik layar, seperti form, basis data, payment gateway, dan integrasi pihak ketiga sesuai ruang lingkup proyek. Fokus kerjanya mencakup validasi input, penanganan kegagalan, stabilitas, dan keamanan fitur.

N

Naya SEO & Content Strategist

Naya menangani strategi SEO dan konten Webiti, termasuk riset kata kunci, struktur halaman, schema markup, internal link, dan panduan blog. Fokus kerjanya adalah menyusun konten yang menjawab kebutuhan pencarian tanpa menjanjikan peringkat atau hasil trafik tertentu.

// siap mulai?

Mau ngobrol langsung
tentang bisnismu?

Tidak perlu formal — kirim WA santai, lalu tim kami merespons pada jam kerja sesuai antrean.

→ Lihat contoh karya kamiSyarat & Ketentuan