// layanan · toko online · checkout siap pakai
Toko online sendiri yang tidak makan komisi marketplace
Katalog, keranjang, pembayaran, ongkir realtime, dan dashboard pesanan — semua di domain Anda sendiri. Berhenti tergantung Shopee / Tokopedia.
tier mulai
Toko Online / Custom
harga mulai
Rp 5jt
durasi
3–6 minggu
kategori
build
Marketplace memang ramai pengunjung, tapi setiap order Anda dipotong komisi 5-12%, plus biaya iklan internal, plus risiko algoritma yang tiba-tiba buang produk Anda dari rekomendasi. Brand yang serius pada akhirnya sampai di pertanyaan ini: 'Kapan saya punya toko sendiri?' Kami bangun toko online yang berdiri di domain Anda — bukan subdomain marketplace — dengan katalog produk, varian dan stok, keranjang, checkout dengan banyak metode pembayaran, ongkir realtime dari ekspedisi populer, dan dashboard admin untuk kelola pesanan. Mulai Rp 5jt, biasanya selesai 3-6 minggu. Setelah live, Anda jualan langsung ke pelanggan, dapat data customer sendiri, dan bisa retargeting tanpa lewat pihak ketiga.
// kenapa ini penting
Konteks & alasan.
Pemilik bisnis sering bilang 'Tokopedia/Shopee saya sudah jalan, ngapain bikin toko sendiri?' Jawabannya: ketahanan dan margin. Saat algoritma berubah dan produk Anda turun ranking, omzet di marketplace bisa anjlok 60% dalam dua minggu tanpa Anda bisa apa-apa. Saat marketplace naikkan biaya admin dari 1% ke 4%, Anda hanya bisa pasrah. Toko sendiri itu seperti rumah — Anda yang pegang kunci. Selain itu, data pelanggan di marketplace bukan milik Anda — Anda tidak bisa kirim email follow-up, tidak bisa retargeting Pixel Meta, tidak bisa lihat detail behavior. Di toko sendiri, semua itu jadi milik Anda. Margin per produk naik 8-15% karena tidak ada komisi marketplace. Branding lebih kuat karena setiap pengalaman dari hero sampai unboxing email sesuai identitas Anda. Banyak brand Indonesia mulai mendapat 30-50% omzet dari toko sendiri setelah 1-2 tahun, dan marketplace tetap dipakai sebagai pelengkap akuisisi pelanggan baru.
// yang kamu dapat
Deliverable lengkap.
// proses kerja
Bagaimana kami mengerjakan.
01
Riset Kategori & Customer
Kami pelajari produk, segmen pelanggan, kompetitor, dan ekspektasi UX di niche Anda. Kategorisasi katalog dan filter dirancang sesuai cara pelanggan Anda berpikir, bukan cara internal Anda menyusun gudang.
02
Arsitektur Toko
Sitemap, flow checkout, struktur kategori, dan strategi pricing. Kami juga rancang flow upsell, cross-sell, dan email transaksional supaya AOV (average order value) bisa naik tanpa effort tambahan.
03
Build & Integrasi
Koding storefront, dashboard admin, integrasi payment gateway, ongkir API, dan notifikasi. Kami test transaksi end-to-end dengan real money kecil supaya yakin semua jalan saat dibuka.
04
Migrasi Katalog
Upload produk dari sumber Anda (Excel, marketplace export, atau input manual). Kami bantu rapikan foto, deskripsi, dan kategori. Untuk katalog 50+ produk, biasanya butuh 1 minggu sendiri.
05
Launch & Training
Pelatihan tim Anda: cara kelola produk, terima pesanan, cetak resi, dan respon customer. Anda dapat playbook 12-halaman cara handle skenario umum (refund, komplain, retur).
// pendekatan teknis
Cara kerja di balik layar.
Toko online sukses itu ditentukan di 3 detik pertama checkout — kalau pengunjung ragu, mereka kabur. Kami bangun checkout dengan friction minimum: form pendek, autofill, validasi realtime, opsi guest checkout (tidak wajib daftar), dan beragam metode pembayaran yang biasa di Indonesia. Halaman produk kami siapkan dengan gambar zoom, multi-angle, dan lazy load supaya cepat di koneksi 4G. Stok di-update realtime supaya tidak terjadi oversell. Integrasi payment gateway pakai Midtrans atau Xendit yang sudah teruji untuk pasar Indonesia, dengan callback yang reliable — kalau pembeli berhasil bayar, status order langsung berubah tanpa harus refresh manual. Ongkir kami tarik via API ekspedisi resmi, dihitung berdasar berat, dimensi, dan kota tujuan — bukan estimasi flat yang sering bikin pembeli kecewa. Untuk performa, halaman katalog kami pre-render di edge CDN supaya browsing kategori terasa instan. Dashboard admin dibangun seperti aplikasi internal — bukan halaman web biasa — supaya tim operasional bisa proses puluhan pesanan sehari tanpa kelelahan.
// cocok untuk
Ideal kalau kamu...
- Brand fashion, F&B, beauty yang sudah punya pelanggan setia di marketplace
- Pemilik produk private label yang ingin bangun aset brand sendiri
- Bisnis yang AOV-nya cukup tinggi sehingga margin marketplace terasa menyakitkan
- Pelaku retail dengan toko fisik yang mau ekspansi ke online
- Brand D2C (direct-to-consumer) yang serius bangun database pelanggan
// tidak cocok untuk
Mungkin bukan kamu kalau...
- ×Reseller dropship tanpa brand sendiri — marketplace lebih efisien
- ×Bisnis dengan <5 produk dan order sangat jarang — landing page WA cukup
- ×Bisnis B2B dengan negosiasi harga — pakai katalog tanpa checkout
// contoh nyata
Sambel Mbok Wati — Brand UMKM Solo
Sambel Mbok Wati di Solo awalnya hanya jualan via Shopee dan WA grup pelanggan. Saat marketplace naikkan biaya admin, margin per botol turun dari Rp 8.000 jadi Rp 5.500. Kami bangun toko online dengan checkout cepat, integrasi Midtrans untuk transfer/QRIS/e-wallet, ongkir realtime, dan paket bundle (3 botol gratis ongkir Jabodetabek). Mereka pasang Pixel Meta dan retarget pengunjung yang tidak checkout. Dalam 3 bulan, 38% omzet pindah ke toko sendiri. Margin per botol kembali normal, dan basis pelanggan UMKM kuliner ini punya 1.247 email yang bisa di-email setiap launch varian baru.
outcome
38% omzet pindah ke toko sendiri, margin per produk naik 32%, database 1.247 pelanggan aktif
Karya nyata
Contoh yang relevan untuk Toko Online / E-Commerce.
Pratinjau anonim dari proyek klien nyata — struktur & fitur sama persis, branding disamarkan.

Toko Online Fashion
Lookbook season, ukuran chart, wishlist, checkout 1 halaman, member program.
lihat pratinjau anonim →

Toko Frozen Food
Katalog produk, jangkauan kurir, reseller registration, FAQ penyimpanan.
lihat pratinjau anonim →

Toko Online Buku
Katalog dengan genre filter, pre-order, club member, event launching book.
lihat pratinjau anonim →
// faq · toko online / e-commerce
Pertanyaan umum.
Apa beda toko sendiri dengan marketplace?
Berapa biaya transaksi payment gateway?
Bagaimana kalau stok di toko dan offline tidak sinkron?
Apakah pembeli harus daftar dulu sebelum checkout?
Bisakah toko saya sekaligus tampil di Google Shopping?
Bagaimana cara handle retur dan refund?
Apakah saya bisa pasang voucher dan flash sale?
// layanan terkait
Lihat juga.
Setup Meta Ads (FB/IG)
Setup Facebook & Instagram ads dengan Pixel, Conversions API, dan audience segmentation.
🎯Setup Google Ads
Setup kampanye Search/Display/Performance Max dengan tracking konversi presisi.
💬WhatsApp Business API
WA Business resmi dengan template message, broadcast, dan integrasi backend.
// industri yang sering pakai layanan ini
Cocok untuk industri.
// siap mulai?
Buat Website untuk Bisnismu
Sekarang Juga!
Konsultasi gratis via WhatsApp. Kami review kebutuhan kamu, kasih estimasi waktu & harga, lalu mulai bareng tanpa drama.