// improve · cro · optimasi konversi
Trafik Anda sudah cukup — yang bocor adalah konversinya
CRO mengubah pengunjung yang sudah datang jadi pelanggan. Lewat riset perilaku dan A/B test terstruktur, kami naikkan hasil tanpa Anda perlu menambah satu rupiah pun untuk trafik.
tier mulai
Profile + Blog
harga mulai
Rp 2jt
durasi
Bulanan
kategori
improve
Ada dua cara menaikkan jumlah pelanggan dari website. Cara pertama: datangkan lebih banyak pengunjung — pasang lebih banyak iklan, kejar lebih banyak SEO. Itu mahal dan lambat. Cara kedua, yang sering dilupakan: ubah lebih banyak pengunjung yang sudah datang menjadi pelanggan. Kalau dari 100 pengunjung saat ini hanya 2 yang menghubungi Anda, menaikkannya jadi 4 berarti melipatgandakan hasil — dengan trafik yang sama persis, tanpa tambahan biaya iklan. Itulah CRO, Conversion Rate Optimization. Ini bukan soal menebak warna tombol mana yang lebih bagus. Ini disiplin berbasis data: kami pelajari bagaimana pengunjung sebenarnya berperilaku di website Anda — di mana mereka berhenti, di mana mereka ragu, di mana mereka menyerah — lalu kami susun hipotesis perbaikan, ujicoba secara terkontrol lewat A/B test, dan hanya menerapkan perubahan yang terbukti menaikkan angka. Bukan opini, bukan selera. Bukti.
// kenapa ini penting
Konteks & alasan.
Sebagian besar bisnis menghabiskan energi untuk satu sisi persamaan saja: mendatangkan trafik. Mereka tambah anggaran iklan, kejar ranking, bangun media sosial. Tapi mereka jarang melihat sisi lain: apa yang terjadi pada pengunjung setelah mereka tiba. Padahal di situlah kebocoran terbesar sering terjadi. Pengunjung datang, melihat halaman yang membingungkan, tombol aksi yang tidak jelas, formulir yang terlalu panjang, atau alasan untuk percaya yang tidak meyakinkan — lalu pergi tanpa jejak. Setiap pengunjung yang pergi seperti itu adalah biaya iklan yang sudah Anda bayar, terbuang. CRO menutup kebocoran ini, dan efeknya berlipat ganda. Saat rasio konversi naik, setiap rupiah yang Anda keluarkan untuk iklan jadi lebih efisien. Setiap pengunjung organik dari SEO jadi lebih bernilai. Bahkan, menaikkan konversi sering lebih murah daripada menaikkan trafik dengan hasil yang sama. Yang membuat CRO kuat adalah metodenya: berbasis pengamatan perilaku nyata, bukan asumsi. Banyak yang yakin tahu apa yang salah dengan website mereka — dan sering kali keliru. Data perilaku pengunjung menunjukkan kebenaran yang berbeda dari dugaan. A/B test memastikan setiap perubahan benar-benar membantu, bukan cuma terasa membantu. CRO adalah cara mengubah website dari aset statis menjadi sistem yang terus membaik.
// yang kamu dapat
Deliverable lengkap.
// proses kerja
Bagaimana kami mengerjakan.
01
Pasang Alat Ukur
Kami pasang heatmap, perekam sesi, dan funnel tracking. Sebelum mengubah apa pun, kami harus bisa melihat bagaimana pengunjung benar-benar berperilaku — bukan menebaknya.
02
Riset & Diagnosis
Kami pelajari data: di mana orang berhenti scroll, di mana kursor berputar bingung, di langkah mana mereka keluar dari funnel. Hasilnya daftar masalah nyata berdasarkan bukti.
03
Hipotesis & A/B Test
Untuk tiap masalah, kami susun hipotesis perbaikan, buat varian, dan jalankan A/B test terkontrol. Pengunjung dibagi dua, hasilnya dibandingkan sampai ada pemenang yang valid secara statistik.
04
Terapkan & Ulangi
Varian yang terbukti menang kami terapkan permanen. Lalu siklus berulang ke hipotesis berikutnya. CRO bukan proyek sekali jadi — ia proses perbaikan yang terus berjalan.
// pendekatan teknis
Cara kerja di balik layar.
CRO yang asli dibedakan dari tebak-tebakan oleh satu hal: bukti. Kami tidak pernah mengubah website berdasarkan 'menurut saya tombolnya kurang menonjol'. Kami mulai dengan memasang alat yang menunjukkan perilaku nyata — heatmap memperlihatkan sampai mana orang men-scroll dan ke mana mereka mengklik, perekam sesi memperlihatkan momen pengunjung ragu atau bingung, funnel analysis memperlihatkan di langkah persis mana mereka keluar. Data ini sering mengejutkan pemilik bisnis: masalahnya bukan di tempat yang mereka kira. Dari data, kami susun hipotesis — pernyataan yang bisa diuji, bukan opini. Lalu A/B test: pengunjung dibagi acak ke dua versi, dan kami biarkan berjalan sampai jumlah datanya cukup untuk kesimpulan yang valid secara statistik. Ini bagian yang sering dilanggar — banyak yang menghentikan test terlalu cepat, melihat satu versi 'sepertinya lebih baik' padahal datanya belum cukup, lalu mengambil kesimpulan keliru. Kami disiplin menunggu signifikansi statistik. Hanya varian yang benar-benar terbukti menang yang diterapkan permanen. Dan karena perilaku pengunjung serta pasar terus berubah, CRO bukan pekerjaan sekali selesai — ia siklus: ukur, hipotesis, uji, terapkan, ulangi.
// cocok untuk
Ideal kalau kamu...
- Website yang sudah punya trafik lumayan tapi konversinya terasa kecil
- Bisnis yang pasang iklan & ingin tiap rupiah iklan menghasilkan lebih banyak
- Toko online yang kehilangan pembeli di alur checkout
- Pemilik yang ingin keputusan desain berbasis data, bukan selera
- Bisnis yang sudah optimasi trafik & sekarang mau optimasi hasilnya
// tidak cocok untuk
Mungkin bukan kamu kalau...
- ×Website baru yang trafiknya masih sangat sedikit — A/B test butuh volume untuk valid
- ×Bisnis yang masalah utamanya memang kurang trafik — itu kebutuhan SEO/iklan dulu
- ×Yang mau hasil instan — CRO butuh waktu mengumpulkan data test yang valid
// contoh nyata
Klinik Estetika Glow — Surabaya
Klinik estetika di Surabaya ini punya trafik bagus dari iklan Instagram, tapi formulir konsultasi-nya jarang terisi. Mereka yakin masalahnya di harga. Heatmap dan rekaman sesi kami menunjukkan kebenaran berbeda: pengunjung sebenarnya tertarik dan sampai ke formulir — lalu berhenti karena formulir minta 9 isian termasuk alamat lengkap dan NIK. Kami uji varian formulir 3 isian saja (nama, WhatsApp, layanan diminati). A/B test berjalan tiga minggu. Varian pendek menang telak.
outcome
Pengisian formulir konsultasi naik 180%, biaya per lead iklan turun separuh
Karya nyata
Contoh yang relevan untuk CRO (Conversion Rate Optimization).
Pratinjau anonim dari proyek klien nyata — struktur & fitur sama persis, branding disamarkan.

Landing Page SaaS Product
Hero animasi, feature grid, pricing table, demo CTA, customer logos.
lihat pratinjau anonim →

Landing Page UMKM Kuliner
Hero foto warung, menu visual, WA button menempel, testimoni pelanggan hangat.
lihat pratinjau anonim →

Toko Online Fashion
Lookbook season, ukuran chart, wishlist, checkout 1 halaman, member program.
lihat pratinjau anonim →
// faq · cro (conversion rate optimization)
Pertanyaan umum.
Apa bedanya CRO dengan SEO?
Apakah website saya cukup trafik untuk CRO?
Apa itu A/B test?
Berapa lama sampai CRO terlihat hasilnya?
Apakah CRO mengubah tampilan website saya total?
Kenapa tidak langsung terapkan perbaikan tanpa A/B test?
// layanan terkait
Lihat juga.
// industri yang sering pakai layanan ini
Cocok untuk industri.
// siap mulai?
Buat Website untuk Bisnismu
Sekarang Juga!
Konsultasi gratis via WhatsApp. Kami review kebutuhan kamu, kasih estimasi waktu & harga, lalu mulai bareng tanpa drama.